Stratifikasi Sosial
Kita sebagai Individu yang bermakhluk sosial tentunya membutuhkan Interaksi sosial dengan individu dan kelompok di linngkungan kita. Dengan adanya interaksi sosial dapat membentuk pengelompokan masyarakat.
Salah satu bentuk pengelompakan masyarakat yaitu secara Vertikal yaitu Stratifikasi Sosial. Stratifikasi Sosial merupakan pembeda untuk individu atau kelompok didalam lingkungan yang dikategorikan dalam kelas-kelas yang berbeda secara hierarki dan memberikan hak serta kewajiban kepada setiap lapisan masyarakat.
Stratifikasi Sosial berasal dari kata stratum yang artinya lapisan. Pitirin A. Sorokin berpendapat bahwa stratifikasi sosial juga bpembeda penduduk kedalam kelas kelas secara bertingkat.
Stratifikasi Sosial memiliki 3 Sifat, diantaranya;
1. Stratifikasi Terbuka
Stratifikasi terbuka merupakan setiap anggota memiliki kesempatan yang rata untuk bisa naik ketingkat yang lebih tinggi dengan cara serta kemampuan yang dimiliki diri sendiri. Didalam sifat stratifikasi terbuka ini, setiap anggota juga bisa turun ke tingkat yang lebih rendah dengan menurunnya cara dan kemampuannya. Contohnya adalah apabila kita dalam berdagang, makin banyak konsumen maka brand yang kita miliki pun semakin dikenal dan dipandang berkualitas
2. Stratifikasi Tertutup
Stratifikasi tertutup merupakan setiap anggota tidak(memungkinkan) dapat naik ataupun turun kedalam tingkat tinggi atau rendah. Dibutuhkan beberapa faktor agar dapat merubahnya. Contohnya adalah Sistem Kasta dan juga kelompok yang menggunakan adat istiadat yang kental
3. Stratifikasi Campuran
Stratifikasi campuran merupakan kombinasi dari tertutup dan terbuka yang artinya setiap individu atau kelompok masih bisa atau tidak bisa naik atau turun kedalam tingkat yang lebih tinggi atau rendah. Contohnya adalah ketika seseorang yang memiliki keturunan darah biru didaerah kalimantan, namun karena alasan pendidikan ia belajar dan bekerja diluar daerahnya dan menjadi orang biasa.
Sekian penjelesan singkat mengenai Stratifikasi Sosial.
Referensi :
-https://www.123rf.com/photo_16572092_abstract-word-cloud-for-social-stratification-with-related-tags-and-terms.html
-
1. Stratifikasi Terbuka
Stratifikasi terbuka merupakan setiap anggota memiliki kesempatan yang rata untuk bisa naik ketingkat yang lebih tinggi dengan cara serta kemampuan yang dimiliki diri sendiri. Didalam sifat stratifikasi terbuka ini, setiap anggota juga bisa turun ke tingkat yang lebih rendah dengan menurunnya cara dan kemampuannya. Contohnya adalah apabila kita dalam berdagang, makin banyak konsumen maka brand yang kita miliki pun semakin dikenal dan dipandang berkualitas
2. Stratifikasi Tertutup
Stratifikasi tertutup merupakan setiap anggota tidak(memungkinkan) dapat naik ataupun turun kedalam tingkat tinggi atau rendah. Dibutuhkan beberapa faktor agar dapat merubahnya. Contohnya adalah Sistem Kasta dan juga kelompok yang menggunakan adat istiadat yang kental
3. Stratifikasi Campuran
Stratifikasi campuran merupakan kombinasi dari tertutup dan terbuka yang artinya setiap individu atau kelompok masih bisa atau tidak bisa naik atau turun kedalam tingkat yang lebih tinggi atau rendah. Contohnya adalah ketika seseorang yang memiliki keturunan darah biru didaerah kalimantan, namun karena alasan pendidikan ia belajar dan bekerja diluar daerahnya dan menjadi orang biasa.
Sekian penjelesan singkat mengenai Stratifikasi Sosial.
Referensi :
-https://www.123rf.com/photo_16572092_abstract-word-cloud-for-social-stratification-with-related-tags-and-terms.html
-


Komentar
Posting Komentar