Change ur Alm, NOW !
Assalamualaikum
Terkadang setiap rencana atau sebuah ekspetasi tidak sesuai dengan realita. Lalu, apa yg membuat itu tidak sesuai?. Menurut artikel yg aku baca negara maju seprti Jepang..dulunya yg terkena penyerangan bom atom di Hirosima dan Nagasaki saat perang dunia II dulu. Tapi setelah itu Jepang bangkit dan membuktikan bahwa ia mampu menjadi negara yg sangat berpengaruh bagi dunia seperti sekarang.Tahukah kau? dibalik sukses dan majunya Jepang, ada satu kisah yg menarik perhatianku dan InsyaAllah menjadi motivasi untuk melalukan perubahan yg lebih baik lagi.
Saat itu salah satu kepala desa di Jepang menyusun rencana dari awal tahun hingga tahun ke 5 untuk perubahan desanya. Tapi apa?ditahun ke-3 rencana itu merosot jauh tanpa diduga. Apa penyebabnya? ternyata sang warga dan para bawahannya bermalas-malasan, ketakukan bahwa rencana yg dilakukan ini malah menjadi boomerang bagi mereka dan tidak sedikit yg beranggapan "Kembali sajalah sprti biasanya ikuti saja alur kehidupan" begitulah kata mereka. Satu orang kepala desa melawan banyak rakyatnya??apakah bisa?Mungkin bisa. Tapi apakah bisa sang kepala desa masih menggunakan caraitu?TIDAK!, ia melakukan perubahan rencana yg hebat dengan menggunakan keluhan para rakyatnya.
"Jika engkau bermasalah? Cari solusi jangan menyerah!.
"Jika engkau malas? Tuhan pun akan malas memberikan kebahagiaan yg sempurna padamu!
"Ingin menjadi warga biasa? Lantas apa gunanya kalian berjalan selama 3tahun ini?mengapa tak dari dulu saja menjadi warga biasa?
"kukembalikan lagi kepadamu, niatkah kita membangun desa ini menjadi maju?atau hanya sebuah uang?predikat?jabatan? Tuhan pun tidak suka jika kita tidak melakukan sesuatu bukan karnanya.
SO?intinya, mungkin niat kita belum full 100% untuk Allah swt, jadi Allah swt menunggu dan terus memberikan kesempatan hinggal ajal menjemput kita, karena ajal tidak ada yg tau..jadi jangan lama-lama mengumpulkan niat nya yaaa..
guru tahfidz ku bilang kuncinya satu "IKHLAS KARENA ALLAH SWT"
Hmm , sekian ya :)
Semangattt yoshh!!!
Wassalamualaikum.
Terkadang setiap rencana atau sebuah ekspetasi tidak sesuai dengan realita. Lalu, apa yg membuat itu tidak sesuai?. Menurut artikel yg aku baca negara maju seprti Jepang..dulunya yg terkena penyerangan bom atom di Hirosima dan Nagasaki saat perang dunia II dulu. Tapi setelah itu Jepang bangkit dan membuktikan bahwa ia mampu menjadi negara yg sangat berpengaruh bagi dunia seperti sekarang.Tahukah kau? dibalik sukses dan majunya Jepang, ada satu kisah yg menarik perhatianku dan InsyaAllah menjadi motivasi untuk melalukan perubahan yg lebih baik lagi.
Saat itu salah satu kepala desa di Jepang menyusun rencana dari awal tahun hingga tahun ke 5 untuk perubahan desanya. Tapi apa?ditahun ke-3 rencana itu merosot jauh tanpa diduga. Apa penyebabnya? ternyata sang warga dan para bawahannya bermalas-malasan, ketakukan bahwa rencana yg dilakukan ini malah menjadi boomerang bagi mereka dan tidak sedikit yg beranggapan "Kembali sajalah sprti biasanya ikuti saja alur kehidupan" begitulah kata mereka. Satu orang kepala desa melawan banyak rakyatnya??apakah bisa?Mungkin bisa. Tapi apakah bisa sang kepala desa masih menggunakan caraitu?TIDAK!, ia melakukan perubahan rencana yg hebat dengan menggunakan keluhan para rakyatnya.
"Jika engkau bermasalah? Cari solusi jangan menyerah!.
"Jika engkau malas? Tuhan pun akan malas memberikan kebahagiaan yg sempurna padamu!
"Ingin menjadi warga biasa? Lantas apa gunanya kalian berjalan selama 3tahun ini?mengapa tak dari dulu saja menjadi warga biasa?
"kukembalikan lagi kepadamu, niatkah kita membangun desa ini menjadi maju?atau hanya sebuah uang?predikat?jabatan? Tuhan pun tidak suka jika kita tidak melakukan sesuatu bukan karnanya.
SO?intinya, mungkin niat kita belum full 100% untuk Allah swt, jadi Allah swt menunggu dan terus memberikan kesempatan hinggal ajal menjemput kita, karena ajal tidak ada yg tau..jadi jangan lama-lama mengumpulkan niat nya yaaa..
guru tahfidz ku bilang kuncinya satu "IKHLAS KARENA ALLAH SWT"
Hmm , sekian ya :)
Semangattt yoshh!!!
Wassalamualaikum.

Komentar
Posting Komentar